Sambutan Ketua Dewan Pekerja Harian-Dewan Kesenian Jakarta pada Pameran IPGI: Grafis ’83

ill-grafis-83-ipgi7

Sepanjang ingatan kami, maka baru pertama kali ini di TIM diselenggarakan pameran yang bersangkut paut dengan persoalan desain grafis terpakai. Apalagi sebesar sekarang. Harus diakui bahwa karena banyak faktor, kegiatan yang bersangkut paut dengan industri, teknologi dan arsitektur malah terbengkelai. Padahal kehidupan manusia yang bersangkut paut dengan seni rupa bukan hanya dengan seni lukis saja, yang selama ini karena luwes dan tidak “rowa” (Jawa maksudnya kira-kira tidak banyak tetek-bengeknya), memang frekuensinya tinggi. Kekurangan yang dirasa sebelumnya, ditebus dengan ditingkatkannya kegiatan seni rupa yang bersangkut paut dengan industri tersebut. Dengan mengundang para ahli dan senimannya. Sesudah pameran rancangan grafis terpakai ini akan diikuti secara kontinyu pameran dan pembahasan yang bersangkut paut dengan arsitektur, seni keramik dan seni kria pada bulan-bulan Agustus, Oktober dan Nopember mendatang.

Istilah rancangan grafis terpakai, dimaksudkan sebagai rancangan seni cetak yang kegunaannya lebih kepada pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Berbeda dengan grafis murni seperti yang selama ini dikenal dalam pameran sebelumnya yang cenderung bersifat spiritual-estetis. Dalam rancangan grafis terpakai akan dapat dilihat seperti umpamanya: kalender, bentuk kemas, reklame, kepentingan tipografi, dan semacamnya. Hal-hal yang bersangkut paut dengan itu, selama ini kebanyakan hanya dihayati sepintas lalu, karena semata-mata bentuk praktisnya. Kemasan pasta gigi atau sabun, jika isinya sudah diarnbil dan digunakan, maka kemasan (pembungkusnya) langsung begitu saja dibuang. Poster atau reklame yang terpampang di jalan, begitu tahu isinya, habis perkara. Jarang yang penghayatannya dilanjutkan dari aspek artistik dan estetisnya.

Hal terakhir itulah yang secara sadar ingin diperbaiki. Dengan memahami seluk beluk dan prosesnya. Dan dalam kemandiriannya. Tidak sebagai alat pembungkus dan lain-lainnya. Melainkan sebagai karya seni. Jika kesadaran ini sudah meningkat, maka produk yang bersangkut paut dengan perencanaan grafis menjadi semakin punya bobot llmu, teknologi dan industri yang meningkat di abad moderen ini menantang kita.

Jakarta, 1 Agustus 1983

Dewan Kesenian Jakarta,
Dewan Pekerja Harian
Ketua

Sudarmaji

•••

Sumber: Katalog Pameran IPGI: Grafis ’83 yang diselenggarakan oleh Dewan Kesenian Jakarta pada tanggal 22-31 Agustus 1983 di Ruang Pameran Utama TIM.

Quoted

The fate of a designer is not determined by the public system, but by the way he sees his own life

Surianto Rustan