Pendidikan tipografi sudah tidak bisa dan tidak cukup lagi jika hanya diajarkan dalam waktu yang begitu singkat saat mahasiswa berada di lingkungan kampus perguruan tinggi.
“Seorang desainer harus memiliki keberpihakan pada konteks membangun manusia Indonesia. Peka, tanggap, berwawasan, komunikatif adalah modal menjadikan desainnya sebagai alat perubahan”