Ramai-Ramai Logo Hillary Clinton

Beberapa waktu lalu, internet dihebohkan dengan diluncurkannya logo kampanye kandidat presiden dari Partai Demokrat Amerika Serikat, Hillary Clinton, untuk pencalonannya di tahun 2016 mendatang.

Hillary01

Dirancang oleh Michael Bierut dari Pentagram, huruf ‘H’ biru dengan panah merah (yang mengingatkan pada panah di logo pada pencalonan Gita Wirjawan pada 2014 lalu) menuai kritikan dari para pengguna internet.

Hillary03

Hillary02

Yang menariknya, salah seorang desainer grafis, Rick Wolff, menjadikannya sebagai sebuah typeface yang dinamakan ‘Hillvetica’. Bahkan, ia juga membuat kampanye pengumpulan dana untuk font ini.

Hillvetica oleh Rick Wolff

Hillvetica oleh Rick Wolff

Menanggapi reaksi yang ramai tersebut, desainer grafis legenda di balik logo I ♥ NY, Milton Glaser, pun menyampaikan pendapatnya:

Kesulitan dari logo semacam itu adalah tuntutan untuk menjadi ‘ambigu’ untuk menghindari kecenderungan alienasi terhadap sekelompok masyarakat tertentu. Dalam beberapa kasus, umumnya pada komunikasi, ada relasi signifikan antara ‘yang baru’ dan ‘yang familiar’.

Terlalu ‘baru’ dapat mengakibatkan kebingungan dan ketidakacuhan. Terlalu ‘familiar’ malah membuatnya banal dan mudah diabaikan.

Tak ketinggalan, Steven Heller, juga memberikan paparannya. Menurutnya, meski kontroversial, logo ini berpotensi untuk menjadi brand yang sangat kuat. Steven Heller mengupasnya dalam paparan berjudul H is for Hillary.

‘H’ milik Hillary bukanlah ‘O’ pada Obama. Panahnya juga tak sesubtil, misalnya, panah yang tersembunyi pada logo FedEx. Sebaliknya, panah Hillary memiliki ketegasannya sendiri—yang bisa jadi menjadi poin utama yang ingin disampaikan. ‘H’ pada logo Hillary menyatakan tekad yang kuat.

Lantas, bagaimana pendapat Anda?

The Daily Cartoon dari The New Yorker oleh Emily Flake

The Daily Cartoon dari The New Yorker oleh Emily Flake

 

Baca paparan lengkap Milton Glaser di Eye on Design dan Steven Heller di The Atlantic.

Quoted

Sekolah membuat desainer menjadi pintar, bekerja membuat desainer menjadi paham, pengalaman panjang membuat desainer menjadi arif

Danton Sihombing