Sebuah Kesaksian: Lulusan Pertama

LULUSAN PERTAMA

“Satu-satunya senjata untuk memerangi kemiskinan dan terbebas dalam perangkapnya adalah pendidikan.” –Alejandro Toledo, Honoree Presiden Peru (2001-06).

Keluarga kami adalah generasi pedagang turun temurun, salah satunya berawal di kota Plered dekat Cirebon. Lebih dari 10 generasi turun temurun dari awal kedatangan ke Indonesia dari Negeri Tiongkok, Keluarga Tanumihardja lebih menfokuskan pada bisnis keseharian yang sangat sederhana dan terbatas ketimbang memilih memasuki bangku kuliah dan menambah wawasan dunia luar dengan berbagai kesempatannya yang tak terduga. Orang tua kami “kandas” dalam kehidupan perkuliahan di Bandung saat Tragedi G30S PKI, kemudian berumah tangga untuk berdagang dan berwiraswasta bagi kelangsungan keluarga.

Sebagai anak tertua dalam keluarga, Agus Witono bangkit dan berjuang keras plus dorongan orang tua untuk memasuki gerbang kesempatan yang lebih baik. Setelah lulus dari Teknik Industri ITB di tahun 1994 dengan predikat terpuji, Agus Witono telah membuka lembaran sejarah baru bagi keluarga akan pentingnya proses pendidikan, meninggalkan kebodohan, dan menjadi tonggak awal “lulusan pertama” dalam keluarga.

Bukankah cerita seperti di atas kerap kali klasik sering terjadi? Atau mungkin tidak jauh berbeda dengan jejak peristiwa anda dan keluarga?

Lulusan pertama dalam sejarah keluarga yang berhasil menempuh pendidikan sarjana adalah bibit, contoh dan motivator bagi generasi selanjutnya untuk mengikuti jejak yang sama! Lulusan pertama telah terbukti ampuh menjadi model bagi tumbuh subur-nya dunia pendidikan berkualitas dalam keluarga hingga bangsa untuk memerangi kebodohan, kemiskinan, bahkan krisis moral sebuah peradaban.

Latar belakang cerita ini menjadi begitu jelas dan sedikit mengharukan ketika saya merasa begitu beruntung berkesempatan bertatap muka dengan “Honoree” Presiden Peru (2001-06), Alejandro Toledo di acara jamuan makan malam bagi peluncuran logo baru FIRST GRADUATE di Old Federal Reserve Bank-San Francisco. Pada tanggal 24 Mei 2007, Organisasi non profit terkemuka di komunitas “Bay Area” California, “Bay Fund”, resmi berganti nama dan identitas visual menjadi FIRST GRADUATE.

Organisasi non profit FIRST GRADUATE dipelopori salah satu pendiri MSN Hotmail, Anaflor Smith, dan UC Berkeley yang bertugas mengumpulkan dana dan para mentor bagi keluarga-keluarga miskin yang memiliki putra/putri berpotensial tanpa memandang warna kulit/ras/agama/bangsa dan untuk menjadi lulusan pertama SMU dan beranjak ke jenjang universitas.

Presiden Peru, Alejandro Toledo adalah salah satu bukti nyata FIRST GRADUATE yaitu berawal dari bocah penyemir sepatu di Peru dengan 16 bersaudara yang sanggup bangkit meninggalkan tradisi kemiskinan dan pengaruh buruk lingkungan hingga menjadi generasi pertama dalam keluarganya yang berhasil memperoleh beasiswa sampai jenjang doktor di Universitas Stanford-AS dan konsultan ILO-PBB hingga terpilih sebagai Presiden Peru! Saat Alejandro menjabat sebagai presiden, pertumbuhan ekonomi Peru meningkat 6 persen, tertinggi di antara negara-negara Amerika Latin lainnya. Presiden Alejandro Toledo adalah model pejuang bagi kemiskinan dan pembaharu ekonomi di dunia internasional.

Identitas atau logo baru FIRST GRADUATE dan aplikasinya merupakan karya desain non profit yang dikompetisikan di antara desainer-desainer grafis di kantor pusat Konsultan merek Landor Associates. Setelah menempuh 2 babak seleksi yang ketat, akhirnya rancangan saya terpilih sebagai identitas baru FIRST GRADUATE. Terima kasih Tuhan… terima kasih kepada “lulusan pertama”.

“Didedikasikan bagi abangku terkasih: Agus Witono dan keluarga.”

Minggu, 27 Mei 2007
Henricus Kusbiantoro, MFA
dan keluarga di San Francisco

Double click and download the PDF and see the artwork of FIRST GRADUATE at:
first_grad.pdf

Quoted

“Seorang desainer harus memiliki keberpihakan pada konteks membangun manusia Indonesia. Peka, tanggap, berwawasan, komunikatif adalah modal menjadikan desainnya sebagai alat perubahan”

Arif 'Ayib' Budiman