Prangko Istimewa HUT RI ke-70 oleh Demokreatif

Meski perayaan hari kemerdekaan Republik Indonesia telah berlalu, yang satu ini tak dapat dilewatkan. Per 17 Agustus 2015, para pecinta prangko bisa melengkapi koleksi dengan hadirnya prangko bergambarkan Joko Widodo dan Jusuf Kalla dalam wujud kartun bergaya ligne claire (clear line)—gaya gambar yang dipopulerkan oleh Hergé, kreator Tintin. Dibuat oleh Demokreatif yang terkenal dengan Kisah Blusukan Jokowi-nya, prangko bernilai Rp 8.000,00 ini hadir sebagai prangko istimewa berformat souvenir sheet yang dibuat dalam rangka hari kemerdekaan Indonesia ke-70.

 

RI70-Demokreatif-Prangko

 

Menjawab undangan dari Tata Sugiarta, Manajer Filateli Pos Indonesia, untuk membuat prangko bergambar Presiden dan Wakil Presiden pada HUT RI ke-70, Demokreatif pun berinisiatif untuk menggabungkan konsep hari kemerdekaan dengan prangko kepresidenan a la Demokreatif.

Adalah pesan yang relevan, namun tidak klise maupun cepat kadaluwarsa yang menjadi pertimbangan utama Demokreatif. “Kami berusaha mencari pesan yang tepat, namun tidak berat,” papar Yoga Adhitrisna, copywriter Demokreatif.

Dalam proses diskusi dan pencarian ide guna mengolah visual pada bidang rancang yang telah ditetapkan oleh Pos Indonesia, Demokreatif terinspirasi Anies Baswedan yang mengatakan bahwa apa yang tercantum di Pembukaan UUD 1945 bukanlah sebuah cita-cita, melainkan sebuah janji yang harus dilunasi. “Janji itu adalah melindungi, menyejahterakan, mencerdaskan, dan membuat keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.” Bahwa janji-janji tersebut harus dilunasi oleh seluruh warga negara Indonesia menjadi gagasan besar Hari Prast untuk mengolah visual dan Yoga Adhitrisna untuk mengolah headline-nya.

 

Desain Pendahuluan Prangko Istimewa HUT RI ke-70 oleh Demokreatif

Desain Pendahuluan Prangko Istimewa HUT RI ke-70 oleh Demokreatif

 

Landasan itulah yang kemudian tampil dalam desain pendahuluan yang tampil dalam keikutsertaan Demokreatif di Indonesia Convention & Exhibition Center BSD awal Agustus 2015 lalu. Dengan tampilnya sosok Presiden dan Wakil Presiden di antara para pahlawan dan berbagai orang biasa, Demokreatif menyampaikan pemikirannya bahwa, “Sebetulnya pahlawan itu bukan hanya mereka yang dianugerahi gelar pahlawan, tapi banyak juga orang biasa yang menjadi pahlawan, bahkan kita juga sampai sekarang bisa menjadi pahlawan.”

Perancangan perangko bergambar Presiden dan Wakil Presiden dalam rangka HUT RI ke-70 ini, sebagaimana diungkapkan oleh Hari Prast dan Yoga Adhitrisna pada DGI, menjadi sebuah kesempatan yang luar biasa. Selain karena kedua sosok itu boleh untuk digambar sebagai kartun dalam materi terbitan resmi kenegaraan, prangko sebagai media yang tak lagi umum di era digital ini menghadirkan suatu tantangan kreasi tersendiri dalam mengamplifikasikan gagasan.

Pada para pahlawan kita masih berhutang karena para pahlawan tersebut mengorbankan jiwa dan raga untuk kemerdekaan Indonesia. Lalu, kita yang hidup sekarang apakah sudah membayar pengorbanan mereka atau menyia-nyiakannya?

 

PresWapres_SS

RI70-Demokreatif-05

RI70-Demokreatif-06

RI70-Demokreatif-04

 

Dalam rangka HUT RI ke-70 ini, Pos Indonesia hanya menerbitkan prangko seri Presiden dan Wakil Presiden. Selain format souvenir sheet rancangan Demokreatif ini, Pos Indonesia juga menerbitkan prangko bergambarkan Presiden dan Wakil Presiden yang dibuat oleh tim desain Perum PERURI.

 

Prangko Seri Presiden dan Wakil Presiden dalam rangka HUT RI rancangan Tim Desain Perum PERURI

Prangko Seri Presiden dan Wakil Presiden dalam rangka HUT RI rancangan Tim Desain Perum PERURI


 

Tampilnya sosok Presiden dan Wakil Presiden dalam ilustrasi ligne claire dalam prangko ini sekiranya mengafirmasikan pandangan tim Pos Indonesia bahwa desain prangko sejatinya menggunakan pendekatan seni dan desain yang dapat menggambarkan zamannya.

Prangko, seperti diungkapkan oleh Tata Sugiarta, adalah sebuah catatan sejarah. “Selain mencatat sejarah secara umum, prangko juga mencatat sejarah seni rupa. Karya para perupa Demokreatif dinilai mewakili sejarah seni rupa pada masa kini sehingga layak ditampilkan (baca: dicatat) dalam sejarah melalui prangko.”

 

Prangko Kemerdekaan RI ke-5

Prangko Kemerdekaan RI ke-5

Prangko Kemerdekaan RI ke-10

Prangko Kemerdekaan RI ke-10

Prangko Kemerdekaan RI ke-20

Prangko Kemerdekaan RI ke-20

 

Tema dan konsep desain prangko-prangko Pos Indonesia sendiri biasanya ditentukan melalui rapat paripurna Tim Pertimbangan Prangko yang terdiri atas unsur Pemerintah, Pos Indonesia, Filatelis, dan berbagai pakar bidang sejarah, pemerintahan, keilmuan, dan lainnya, untuk kemudian disetujui oleh Direksi Pos Indonesia dan Pemerintah. Khusus untuk seri Presiden dan Wapres kali ini, konsep desain prangko juga turut disetujui oleh Sekretariat Kepresidenan.

 

RI70-Demokreatif-0103

 

Siap menambahkan prangko istimewa ini dalam koleksi Anda?

***

Quoted

“Imajinasi yang liar lebih kuat dari lirik yang sok mau jelas.”

Slamet A. Sjukur